Membuat Layout Grid, Kolom, dan Galeri dengan Mudah

Salah satu hal paling penting dalam desain website adalah tata letak (layout).
Tampilan grid, kolom, dan galeri gambar yang tertata rapi bukan hanya memperindah halaman, tapi juga membantu pengunjung menikmati konten dengan nyaman.
Masalahnya, banyak pemula mengira membuat layout seperti itu harus menguasai HTML dan CSS β padahal tidak!
Dengan tool seperti Elementor, kamu bisa membuat layout profesional dengan mudah dan cepat, tanpa coding sedikit pun.
1. Problem
Banyak pemilik website mengalami kendala saat ingin menampilkan konten mereka dengan tampilan yang rapi.
Masalah yang sering muncul antara lain:
- Tampilan website terlihat tidak seimbang dan berantakan.
- Gambar dan teks tidak sejajar.
- Galeri foto sulit ditata agar terlihat menarik.
- Tidak tahu cara membagi kolom dengan proporsi yang pas.
Akibatnya?
Website terlihat tidak profesional, membingungkan pengunjung, dan membuat mereka cepat meninggalkan halaman.
Padahal, tampilan yang rapi dan terstruktur bisa meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan pengguna.
2. Agitation
Bayangkan kamu punya produk atau portofolio yang bagus, tapi karena layout-nya acak-acakan, pengunjung tidak tertarik melihatnya. π£
Foto bagus jadi tidak menonjol.
Teks promosi jadi sulit dibaca.
Dan yang paling parah β calon pelanggan tidak jadi beli hanya karena tampilan website kurang rapi.
Ini seperti menjual barang berkualitas tinggi di toko yang berantakan:
produk bagusnya tenggelam karena tampilannya tidak mendukung.
Kamu tentu tidak mau hal itu terjadi, kan?
3. Solution
Tenang, ada solusi praktis tanpa ribet coding: gunakan Elementor untuk membuat layout grid, kolom, dan galeri yang indah hanya dengan drag and drop.
Berikut panduan lengkapnya π
A. Membuat Layout Grid
Layout grid berguna untuk menampilkan beberapa elemen sejajar β seperti daftar produk, artikel, atau portofolio.
Langkah-langkahnya:
- Buka halaman dengan Edit with Elementor.
- Klik tanda β+β untuk menambahkan section baru.
- Pilih jumlah kolom sesuai kebutuhan (misalnya 3 kolom untuk tampilan grid 3 produk).
- Tambahkan elemen seperti gambar, teks, atau tombol ke dalam setiap kolom.
- Sesuaikan jarak antar kolom dan tinggi baris agar tampilan tetap seimbang.
π‘ Tips:
Gunakan fitur βEqual Heightβ agar semua kolom terlihat sejajar dan simetris.
B. Membuat Layout Kolom Responsif

Tata letak kolom sangat penting agar website terlihat rapi di berbagai perangkat β dari laptop sampai HP.
Langkah-langkahnya:
- Pilih section yang ingin kamu atur.
- Klik ikon Responsive Mode (tablet atau mobile).
- Sesuaikan lebar kolom agar tetap terlihat proporsional di semua layar.
- Kamu juga bisa menyembunyikan kolom tertentu di versi mobile jika terlalu padat.
π‘ Tips:
Gunakan rasio 50% – 50% atau 30% – 70% untuk tampilan seimbang.
Untuk tampilan produk atau konten visual, 3 kolom sering jadi pilihan ideal.
C. Membuat Galeri Gambar Menarik

Kalau kamu punya banyak foto produk, karya, atau portofolio, galeri bisa jadi cara terbaik untuk menampilkannya secara profesional.
Langkah-langkahnya:
- Tambahkan elemen βGalleryβ di Elementor.
- Pilih beberapa gambar dari media library WordPress.
- Atur layout grid atau masonry sesuai selera.
- Aktifkan fitur lightbox, supaya gambar bisa diperbesar saat diklik.
- Tambahkan jarak antar gambar (gutter spacing) agar tidak terlihat terlalu rapat.
π‘ Tips:
Gunakan galeri 3β4 kolom untuk tampilan seimbang dan tambahkan teks singkat di bawah setiap gambar agar lebih informatif.
D. Gunakan Template Siap Pakai

Kalau kamu ingin hasil cepat tanpa repot mengatur satu per satu, Elementor juga menyediakan template layout yang sudah siap digunakan:
- Grid portofolio
- Galeri foto bisnis
- Layout kolom untuk e-commerce
- Landing page modern
Kamu tinggal impor template, ubah teks dan gambar sesuai kebutuhan β jadi deh!
4. Bonus: Optimasi Layout untuk SEO

Selain tampilan, jangan lupa optimasi untuk SEO agar layout-mu mudah dibaca oleh Google:
- Gunakan judul (H1, H2) dengan struktur rapi.
- Tambahkan alt text pada gambar.
- Pastikan kecepatan loading tetap cepat meski banyak foto.
- Gunakan plugin cache dan kompresi gambar seperti Smush atau TinyPNG.
Kesimpulan
Layout yang baik bukan hanya soal estetika, tapi juga fungsi dan pengalaman pengguna (user experience).
Dengan menggunakan Elementor, kamu bisa membuat grid, kolom, dan galeri yang menarik hanya dengan drag & drop β tanpa perlu coding.
Ingat, tampilan rapi = pengunjung betah = peluang konversi meningkat! π°
Jadi, mulai sekarang, ubah tampilan websitemu jadi lebih terstruktur dan profesional.
Karena desain yang baik adalah investasi jangka panjang untuk bisnis digitalmu