Lompat ke konten
Beranda » News » Hosting dan Domain: Dua Hal Wajib Sebelum Punya Website

Hosting dan Domain: Dua Hal Wajib Sebelum Punya Website

turned on Acer laptop on table near cup

Pernah nggak, kamu kepikiran buat punya website sendiri — entah untuk jualan online, bikin blog pribadi, atau portofolio digital — tapi bingung mulai dari mana?
Nah, dua hal yang paling penting sebelum punya website adalah Hosting dan Domain.

Kalau diibaratkan seperti rumah, domain itu alamat rumahmu, sedangkan hosting itu tanah tempat rumahmu dibangun.
Tanpa keduanya, website kamu nggak akan bisa berdiri, apalagi dikunjungi orang lain.

Di artikel ini, Boi bakal bantu kamu paham dari dasar — biar kamu tahu fungsi, perbedaan, dan cara memilih hosting serta domain terbaik untuk website WordPress kamu

Apa Itu Domain?

Domain adalah alamat unik yang digunakan orang untuk menemukan website kamu di internet.
Contohnya:

  • www.dadangdigital.com
  • www.google.com
  • www.tokopedia.com

Kalau kamu tidak punya domain, maka orang harus mengetikkan alamat IP server (angka-angka panjang seperti 192.168.0.1) — tentu nggak praktis, kan?

💡 Kesimpulan singkat:
Domain = alamat website kamu di dunia internet.


📍 Contoh Struktur Domain

  • www → subdomain (biasanya menunjukkan web utama)
  • dadangdigital → nama domain (brand kamu)
  • .com → ekstensi domain (bisa juga .id, .net, .org, dll)

Contohnya:

www.dadangdigital.com
→ domain utama blog atau bisnis kamu di internet.

Jenis-Jenis Domain

  1. Top Level Domain (TLD)
    Contoh: .com, .net, .org
    Cocok untuk bisnis atau website umum.
  2. Country Code TLD (ccTLD)
    Contoh: .id, .us, .sg
    Menunjukkan negara asal website.
  3. Subdomain
    Contoh: blog.dadangdigital.com
    Digunakan untuk membuat bagian terpisah dari situs utama (misalnya blog, shop, dll).

Apa Itu Hosting?

Kalau domain adalah alamat, maka hosting adalah tempat tinggal dari semua file website kamu — mulai dari gambar, tulisan, video, hingga kode WordPress.
Tanpa hosting, website kamu nggak bisa tampil di internet.

💡 Hosting = tempat penyimpanan file website agar bisa diakses secara online.

Cara Kerja Hosting

  1. Kamu membeli paket hosting dari penyedia layanan (misalnya Niagahoster, Hostinger, atau Domainesia).
  2. Kamu menginstal WordPress di hosting tersebut.
  3. Hosting akan menyimpan semua file website kamu.
  4. Saat seseorang mengetik domain kamu, hosting akan menampilkan isi websitenya.

Hubungan Hosting dan Domain

Hosting dan domain tidak bisa dipisahkan.
Keduanya harus bekerja bersama-sama agar website kamu bisa online.

Analogi gampangnya begini 👇

KomponenAnalogi Dunia NyataFungsi
DomainAlamat rumahAgar orang tahu cara menuju website kamu
HostingTanah & bangunanTempat website kamu disimpan
WebsiteIsi rumahKonten yang dilihat pengunjung

🏗️ Jadi, tanpa hosting — rumahmu (website) nggak punya tempat.
Tanpa domain — rumahmu nggak bisa ditemukan orang lain.

Jenis-Jenis Hosting yang Perlu Kamu Tahu

Berikut beberapa tipe hosting yang umum digunakan:

1. Shared Hosting (Paling Cocok untuk Pemula)

Kamu berbagi satu server dengan banyak website lain.
✅ Kelebihan: Murah dan mudah digunakan.
⚠️ Kekurangan: Jika website lain ramai, websitemu bisa ikut lemot.

💬 Rekomendasi: Mulailah dari Shared Hosting Niagahoster atau Hostinger WordPress Starter — murah dan cocok untuk pemula.

2. Cloud Hosting

Data website disimpan di banyak server (cloud), jadi lebih stabil.
✅ Cocok untuk website bisnis atau toko online.
⚠️ Harga lebih mahal, tapi performanya lebih cepat.

3. VPS (Virtual Private Server)

Kamu mendapatkan “server virtual” yang terpisah.
✅ Cocok untuk developer atau website besar.
⚠️ Butuh kemampuan teknis lebih tinggi.

4. Dedicated Hosting

Server khusus untuk satu website besar.
✅ Performa maksimal, cocok untuk perusahaan.
⚠️ Mahal dan butuh admin server profesional.

Tips Memilih Hosting yang Tepat untuk Pemula

Berikut tips penting sebelum membeli hosting:

  1. Pilih penyedia hosting lokal terpercaya
    Misalnya Niagahoster, DomaiNesia, atau Hostinger Indonesia.
  2. Pastikan ada fitur “1-Click Install WordPress”
    Biar kamu bisa langsung membuat website tanpa ribet.
  3. Perhatikan kapasitas penyimpanan dan bandwidth
    Semakin besar, semakin baik performa website.
  4. Pilih paket yang gratis domain + SSL
    Jadi kamu hemat biaya dan website lebih aman.
  5. Perhatikan dukungan customer service
    Pilih yang fast response dan 24 jam support.

Rekomendasi Hosting dan Domain untuk Pemula

Kalau kamu baru mau mulai, Boi sarankan pilih salah satu dari ini 👇

PenyediaKelebihanLink Rekomendasi
IdcloudhostSupport lokal cepat, gratis domain & SSLcek paket idcloudhost
dewa webPerforma cepat, cocok untuk WordPressLihat Promo dewa web
Gapura hoster Harga terjangkau, cocok untuk pemulaCek gapura hoster Sekarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *